Nike dan LeBron James Membalik Makna “Shut Up and Dribble” Lewat LeBron 23

Nike dan LeBron James Membalik Makna “Shut Up and Dribble” Lewat LeBron 23

Skena Fashion – Pada akhirnya, frasa “shut up and dribble” tidak lagi berdiri sebagai kritik semata. Sebaliknya, delapan tahun setelah kontroversi tersebut mencuat, LeBron James memilih mengolahnya menjadi pernyataan baru. Melalui kolaborasi terbaru bersama Nike, narasi yang dulu meremehkan kini diubah menjadi simbol perlawanan dan identitas.

Kontroversi 2018 yang Menjadi Titik Balik

Saat itu, pernyataan tersebut muncul pada 2018 dan langsung memicu perdebatan luas. Namun demikian, reaksi publik justru mendorong LeBron melangkah lebih jauh. Oleh karena itu, lahirlah kampanye “More Than An Athlete” yang menegaskan bahwa atlet juga memiliki suara di luar lapangan.

Pendekatan Desain yang Tidak Sekadar Estetika

Dalam konteks desain, Nike LeBron 23 edisi ini tampil dengan pendekatan yang berbeda. Pertama, palet abu-abu dan hitam mendominasi keseluruhan tampilan. Selain itu, tekstur menyerupai kisi baja menghadirkan kesan industrial yang kuat. Dengan demikian, desain tersebut mencerminkan tekanan dan kritik yang pernah diarahkan kepada LeBron.

Baca Juga : Sugeeepokes dari Kuala Lumpur, Seniman Tato Fine Line yang Mencuri Perhatian

Pesan Visual yang Disampaikan Secara Halus

Lebih jauh lagi, pesan utama sepatu ini justru tersembunyi di bagian tumit. Di sana tertulis “Still Talking” dengan beberapa huruf dicoret. Namun, jika dicermati, coretan itu membentuk pesan baru, yakni “Still King”. Oleh sebab itu, sepatu ini berbicara dalam bahasa simbol, bukan pernyataan langsung.

Kontras Warna yang Menyempurnakan Cerita

Sementara itu, outsole biru semi-transparan memberikan keseimbangan visual. Di satu sisi, warna tersebut menciptakan kontras dengan bagian atas yang keras. Di sisi lain, sentuhan biru ini diyakini merujuk pada performa gemilang LeBron saat meraih MVP NBA All-Star 2018. Dengan kata lain, desain ini menggabungkan kritik dan pencapaian dalam satu narasi.

Lebih dari Sepatu, Ini Medium Pernyataan

Kini, sepatu basket tidak lagi dipahami sekadar sebagai perlengkapan olahraga. Sebaliknya, produk ini menjadi medium ekspresi budaya. Oleh karena itu, Nike dan LeBron memanfaatkan LeBron 23 sebagai alat komunikasi. Dengan pendekatan ini, pesan sosial disampaikan tanpa harus berteriak.

Detail Rilis yang Sudah Dikonfirmasi

Adapun Nike LeBron 23 “Shut Up And Dribble” dijadwalkan rilis pada 6 Februari. Selain itu, sepatu ini dibanderol dengan harga 210 dolar AS dan mengusung kode produk IH1513-002. Dengan demikian, penggemar basket dan sneaker kini menantikan kehadirannya di kanal resmi Nike.

Makna yang Terus Bergema

Pada akhirnya, LeBron James kembali menunjukkan cara berbeda dalam merespons kritik. Alih-alih membalas dengan kata-kata, ia memilih menjawab lewat karya. Oleh karena itu, frasa “shut up and dribble” tidak lagi menjadi hinaan, melainkan simbol bahwa suara atlet tetap penting dan relevan.

Post Comment